KUBU RAYA — Kepulan asap kembali menjadi perhatian di kawasan sekitar Bandara Supadio. Tim Damkar Pandu Siaga bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Angkasa Pura 2, tepatnya di belakang Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (6/9/2026) malam.
Tim mulai melakukan penanganan sekitar pukul 19.40 WIB. Petugas berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan upaya pencegahan agar kobaran tidak meluas ke area di sekitarnya.
Komandan Lapangan Tim Pandu Siaga, Ami Muharsa, mengatakan penanganan dilakukan secepat mungkin mengingat lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan vital bandara.
“Kami bergerak cepat untuk memastikan api tidak meluas. Kawasan sekitar bandara harus mendapat perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan aktivitas masyarakat. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pemadaman selama masih ditemukan titik api,” ujar Ami.
Menurutnya, upaya pemadaman bukan hanya soal mematikan api, tetapi juga mencegah munculnya kembali titik panas yang berpotensi memperburuk kondisi udara.
Ami juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi rawan karhutla saat ini.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Api kecil bisa dengan cepat berubah menjadi kebakaran besar,” tegasnya.
Tim Pandu Siaga memastikan pemantauan dan penanganan karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan, kualitas udara, serta situasi tetap aman dan kondusif di sekitar kawasan Bandara Supadio.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi yang lebih kuat untuk dikirim ke media massa, dengan judul yang lebih menarik dan gaya berita yang lebih profesional.













